Mahasiswa Informatika Universitas Teknokrat Indonesia Raih Dua Medali di Kejuaraan Fighter Road to PON Bela Diri 2026

Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung. Arya Dharma Putra, mahasiswa Program Studi S1 Informatika, berhasil menorehkan prestasi dengan menempati posisi juara II di kelas 67 kg dan juara III di kelas 71 kg dalam ajang Fighter of Road to PON Bela Diri Lampung yang berlangsung pada 13–14 Februari 2026.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Juara Nasional Lomba Videografi di IPB University 2026

Polresta Bandar Lampung menggelar Kejuaraan Nasional Boxing Championship, bagian dari rangkaian Fighter of Road to PON Bela Diri Lampung yang menghadirkan para atlet muda terbaik dari berbagai daerah menjadi ajang bergengsi untuk menguji kemampuan, strategi, serta ketahanan fisik para peserta, termasuk salah satu mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia yang berhasil meraih prestasi membanggakan.

Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi serta dedikasi Arya dalam mengembangkan kemampuan di cabang olahraga boxing dan menjadi langkah penting dalam perjalanannya sebagai atlet yang mampu menyeimbangkan aktivitas akademik dengan latihan olahraga.

Kunci Sukses: Disiplin dan Manajemen Waktu

Dalam keterangannya kepada media, Arya mengungkapkan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta kemampuan mengatur strategi dan waktu antara kegiatan kuliah dan latihan.

“Pencapaian ini menjadi bukti bahwa dengan manajemen waktu yang baik, mahasiswa tetap dapat berprestasi di bidang olahraga tanpa mengabaikan tanggung jawab akademik,” ujarnya

Ia menjelaskan bahwa pengalaman belajar di Program Studi Informatika Universitas Teknokrat Indonesia turut membentuk pola pikir yang sistematis dan strategis juga sangat membantu dalam menghadapi pertandingan.

“Perkuliahan di Informatika melatih saya berpikir logis dan strategis, sementara boxing membentuk kedisiplinan, ketahanan mental, dan kemampuan beradaptasi di setiap pertandingan,” ujarnya

Arya juga menegaskan bahwa keberhasilannya di arena olahraga menjadi bukti bahwa mahasiswa di bidang teknik mampu menunjukkan prestasi tidak hanya di dunia akademik, tetapi juga dalam kompetisi olahraga.

Ke depan, Arya berharap dapat terus meningkatkan kemampuannya dan meraih prestasi yang lebih tinggi, sekaligus terus membawa dan mengharumkan nama Universitas Teknokrat Indonesia di berbagai ajang olahraga tingkat nasional.

Rektor: Beladiri Dukung Pencapaian SDGs

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menyampaikan bahwa olahraga bela diri memiliki peran penting dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditetapkan oleh PBB.

Menurutnya, berbagai kajian internasional, termasuk yang dilakukan oleh UNESCO, menunjukkan bahwa olahraga bela diri tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter generasi muda serta memberdayakan masyarakat.

“Bela diri bukan sekadar kompetisi di arena pertandingan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, penguatan mental, serta bagian dari upaya pembangunan manusia yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa olahraga bela diri memiliki kontribusi terhadap beberapa tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya:

SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera): berperan dalam meningkatkan kondisi kebugaran tubuh serta kesehatan mental, serta mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup yang aktif dan sehat.

SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): menjadi media pembelajaran yang menanamkan nilai disiplin, sportivitas, tanggung jawab, serta sikap saling menghargai.

SDG 5 (Kesetaraan Gender): memberikan ruang yang sama bagi perempuan maupun laki-laki untuk berpartisipasi dan berprestasi dalam bidang olahraga.

SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan, komunitas, serta organisasi olahraga dalam mengembangkan program Sport for Development.

Rektor berharap capaian yang diraih mahasiswa dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menggali potensi diri serta meraih prestasi di berbagai bidang.

“Ke depan kami optimistis prestasi mahasiswa, khususnya di bidang olahraga, akan terus berkembang. Universitas akan senantiasa memberikan dukungan agar mahasiswa mampu berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Melalui berbagai prestasi tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia sebagai Kampus Terbaik di Lampung kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi unggul yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga berkarakter kuat, sehat secara jasmani, serta siap berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: Mahasiswa Pendidikan Olahraga Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Perunggu Kejuaraan Nasional Boxing Championship