Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia Lulus Bersertifikasi Nasional Pemeliharaan Jalan

Para alumni Program Studi Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia berhasil memperoleh sertifikasi untuk Jabatan Pelaksana Pemeliharaan Jalan Jenjang 6 (Teknisi/Analis). Sertifikasi tersebut diberikan oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah 2 Palembang, yang merupakan bagian dari Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian PUPR pada Jumat, 15 Maret 2024 di Auditorium Universitas Teknokrat Indonesia.

Upacara sertifikasi dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UTI, Qadhli Jafar Adrian, BMM., MIT., dan Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah 2 Palembang, Nanan Abidin S.Kom., M.M.S.I. serta beberapa dosen prodi teknik sipil seperti Alfath Zain, M.Eng., Fajar Dewantoro, M.Ars., Panti Wahyu, M.P.W.K., Rizky Ismail, M.T., dan Jamaludin, M.Sc.

Baca juga : Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Latih Anggota Polda Lampung Piawai Public Speaking

Para alumni yang mengikuti sertifikasi ini telah melewati serangkaian ujian dan pelatihan yang ketat untuk memastikan kualitas dan kompetensi mereka dalam bidang pemeliharaan jalan.Dengan berhasil memperoleh sertifikasi ini, alumni Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia dapat meningkatkan kemampuan dan kualifikasi mereka dalam dunia konstruksi, terutama dalam pemeliharaan jalan.

Baca juga : Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Lulus Kompeten Trainer Vocational School Graduate Academy BPSDM Kominfo RI

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM. menyatakan bahwa prestasi ini menunjukkan komitmen dan dedikasi para alumni dalam pengembangan diri dan peningkatan kemampuan profesional mereka. “Kami bangga melihat para alumni kami berhasil meraih sertifikasi ini, dan kami yakin mereka akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam industri konstruksi, khususnya dalam pemeliharaan jalan,” ujarnya.

Selain itu, Alfath Zain, M.Eng., sebagai dosen Teknik Sipil mengucapkan selamat kepada alumni yang telah lulus dan dinyatakan kompeten dalam ujian yang disertifikasi oleh BNSP, “semoga hal ini membuka peluang karir yang lebih luas bagi para alumni, serta meningkatkan standar kualitas tenaga kerja di bidang konstruksi di Indonesia”.