Program Studi Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Perkuat Kompetensi Mahasiswa Melalui Kunjungan Industri ke PLN dalam Mendukung SDGs

Bandar Lampung – Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menggelar kegiatan kunjungan industri ke PLN Unit Layanan Transmisi Gardu Induk (ULTG) Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, pada Selasa, 6 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2023 sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik guna memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap sistem ketenagalistrikan secara langsung di lingkungan industri.

Baca Juga : Pemerintah Provinsi Lampung Apresiasi Teknokrat Academic Expo 2025, Yurnalis Kagumi Inovasi Alat Pemetaan Wilayah

Kunjungan industri tersebut didampingi oleh dosen Program Studi Teknik Elektro, yaitu Muhammad Anwar Sadat Faidar, S.T., M.T., Fika Trisnawati, S.T., M.T., serta Ketua Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia, Elka Pranita, S.Pd., M.T.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Manager PLN ULTG Pagelaran, Ahmad Marzuki, S.T., yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Teknokrat Indonesia dalam menjadikan PLN ULTG Pagelaran sebagai mitra pembelajaran bagi mahasiswa.

“Kami menyambut baik kegiatan kunjungan industri ini. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat memperoleh gambaran nyata mengenai dunia kerja di sektor ketenagalistrikan, khususnya dalam pengelolaan sistem transmisi dan operasional gardu induk,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman langsung di lingkungan kerja akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif bagi mahasiswa mengenai bagaimana sistem kelistrikan dijalankan secara profesional dan aman.

Sementara itu, Ketua Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia, Elka Pranita, S.Pd., M.T., menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak PLN ULTG Pagelaran Pringsewu yang telah menerima serta memfasilitasi kegiatan pembelajaran lapangan tersebut.

“Kunjungan industri ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran berbasis praktik. Mahasiswa tidak hanya memahami konsep teoritis di ruang kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman kontekstual yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri,” jelasnya.

Ia juga berharap hubungan kerja sama antara Universitas Teknokrat Indonesia dan PLN ULTG Pagelaran dapat terus berkembang, termasuk melalui program magang maupun Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa Teknik Elektro.

Di sisi lain, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menegaskan bahwa kegiatan kunjungan industri merupakan salah satu bentuk komitmen universitas dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi profesional dan siap bersaing di dunia kerja.

“Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong proses pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa dapat memahami sistem kerja secara nyata sekaligus mengenal budaya keselamatan kerja di sektor strategis seperti ketenagalistrikan,” ujar Mahathir.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi langkah nyata dalam memperkuat implementasi kebijakan link and match antara pendidikan tinggi dan kebutuhan tenaga kerja profesional.

“Kami berharap mahasiswa tidak hanya memiliki penguasaan teknologi, tetapi juga kesiapan mental, profesionalisme, serta kompetensi yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja,” tambahnya.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan safety instruction sebagai bekal utama sebelum mahasiswa memasuki area operasional gardu induk. Materi ini menekankan pentingnya penerapan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), mengingat tingginya tingkat risiko pada lingkungan kerja kelistrikan.

Mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai profil perusahaan PLN serta peran strategis PLN ULTG Pagelaran dalam menjaga keandalan sistem transmisi tenaga listrik di wilayah Lampung.

Pada sesi berikutnya, mahasiswa memperoleh materi teknis mengenai fungsi dan komponen utama gardu induk, serta bagaimana fasilitas tersebut berperan penting dalam menjaga stabilitas dan kontinuitas pasokan listrik.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan field trip ke area gardu induk, di mana mahasiswa berkesempatan melihat secara langsung berbagai perangkat dan sistem yang digunakan dalam proses transmisi tenaga listrik.

Dalam kegiatan lapangan tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan terkait penggunaan peralatan keselamatan kerja, sistem pengendalian dan distribusi tenaga listrik, pengenalan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), serta berbagai komponen utama yang terdapat di gardu induk.

Selain itu, mahasiswa juga dibekali pemahaman menyeluruh mengenai alur sistem ketenagalistrikan, mulai dari proses transmisi energi listrik hingga penyalurannya kepada masyarakat sebagai pengguna akhir.

Melalui kegiatan kunjungan industri ini, Universitas Teknokrat Indonesia berharap mahasiswa dapat memperluas wawasan, meningkatkan pengalaman praktis, serta memperkuat kesiapan menghadapi dunia kerja di bidang ketenagalistrikan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penguatan pendidikan teknik dan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang energi, sejalan dengan tujuan pembangunan global yang menekankan pentingnya akses energi yang andal, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat.