Mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi Tampil sebagai Presenter pada International Conference on Islamic Education

Bandar Lampung – Mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi Universitas Teknokrat Indonesia, yaitu Vincentius T.F., Adam Armi P., dan M. Fabio Andre, kembali menunjukkan kualitasnya di tingkat global dengan tampil sebagai presenter pada kegiatan International Conference on Islamic Education yang diselenggarakan oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Keikutsertaan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia mampu berkontribusi dalam forum akademik internasional yang mempertemukan para akademisi dan peneliti dari berbagai negara.

Baca Juga : Mahasiswi S1 Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia Lulus dengan Karya Ilmiah Nasional Sinta 2

Dalam forum tersebut, mahasiswa tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga berperan aktif dalam menyampaikan gagasan dan hasil penelitian di hadapan forum ilmiah global. Hal ini mempertegas kualitas lulusan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Keterlibatan konferensi internasional juga menjadi indikator penting dalam meningkatkan reputasi akademik mahasiswa serta institusi.

Pemaparan Karya Ilmiah

Dalam konferensi tersebut, mahasiswa mempresentasikan artikel ilmiah yang merupakan luaran dari Mata Kuliah Metodologi Penelitian dan Ilmu Komputer yang dibimbing oleh Dr. Heni Sulistiani, M.Kom.

Karya ilmiah tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran di kelas tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan berorientasi pada riset. Mahasiswa didorong untuk menghasilkan karya yang memiliki kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa integrasi antara pembelajaran dan penelitian mampu menghasilkan output akademik yang layak dipresentasikan pada forum internasional.

Perluas Wawasan dan Jejaring

Keikutsertaan sebagai presenter memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan komunikasi ilmiah, berpikir kritis, serta kepercayaan diri dalam forum internasional.

Interaksi dengan peserta dari berbagai negara membuka peluang kolaborasi akademik di masa depan, baik dalam bentuk penelitian bersama maupun pertukaran pengetahuan di bidang teknologi dan pendidikan.

Pengalaman ini juga memberikan pemahaman yang lebih luas kepada mahasiswa mengenai standar publikasi dan presentasi ilmiah di tingkat global.

“Kesempatan ini sangat berharga bagi saya karena dapat mempresentasikan hasil penelitian di forum internasional. Saya juga mendapatkan banyak wawasan baru dari para peserta dan akademisi dari berbagai negara, terutama terkait pengembangan pendidikan dan penelitian.” ujar Vincen.

Komitmen Kampus Dorong Prestasi Mahasiswa

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., memberikan apresiasi atas capaian mahasiswa yang berhasil tampil sebagai presenter pada konferensi internasional tersebut. Ia menegaskan bahwa kampus berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi akademik mahasiswa hingga ke tingkat global.

“Kami sangat mengapresiasi capaian mahasiswa yang mampu tampil di forum internasional. Ini merupakan bukti bahwa proses pembelajaran di kampus mampu menghasilkan karya yang kompetitif. Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendorong dan memfasilitasi mahasiswa agar dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program akademik, pendampingan penelitian, serta fasilitasi keikutsertaan mahasiswa dalam forum ilmiah.


Dukung Pencapaian SDGs di Bidang Pendidikan, Inovasi, dan Kemitraan

Partisipasi mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam International Conference on Islamic Education ini turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Melalui keterlibatan dalam forum ilmiah internasional, mahasiswa meningkatkan kualitas pendidikan, mendorong inovasi, dan memperkuat kolaborasi global dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Upaya ini sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca Juga : Membanggakan ! Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Jadi Speaker di Forum Internasional ASEAN Intel Student Forum Filipina