Mahasiswi Teknokrat Raih Juara 1 Lomba Konten Kreatif Video AI Polda Lampung 2026

Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia. Risma Oktaviani, mahasiswa Program Studi S1 Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Konten Kreatif Video AI yang diselenggarakan oleh HUMAS POLDA LAMPUNG dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Universitas Teknokrat Indonesia sekaligus menunjukkan potensi mahasiswa dalam memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menghasilkan karya kreatif dan inovatif. Keberhasilan Risma juga menjadi bukti bahwa mahasiswa bidang informatika memiliki peluang untuk mengembangkan kompetensi tidak hanya melalui pembelajaran akademik, tetapi juga melalui kompetisi dan karya nyata.

Baca Juga: LUAR BIASA !! Mahasiswa Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara Internasional di UNESA 5 International Youth Essay Competition 2026

Mengangkat Nilai Pengabdian melalui Sentuhan Artificial Intelligence

Dalam kompetisi tersebut, Risma Oktaviani membuat Karya video bertajuk “Benang Merah Pengabdian” menggabungkan kreativitas visual, teknik penceritaan (storytelling), dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses produksi konten. Melalui konsep tersebut, Risma mengangkat pesan mengenai peran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Filosofi benang merah menjadi gagasan utama dalam video tersebut. Benang merah digambarkan sebagai simbol keterhubungan antara Polri dan masyarakat dalam berbagai situasi kehidupan. Visualisasi kemudian memperlihatkan benang yang mengalir melewati beragam aktivitas masyarakat hingga membentuk lambang Polri.

Rangkaian visual itu merepresentasikan nilai pengabdian, persatuan, dan komitmen dalam menjaga keamanan serta keutuhan bangsa. Penggunaan teknologi AI memperkuat penyampaian gagasan melalui pendekatan visual yang sinematik, sehingga pesan sosial dapat dikemas secara menarik dan komunikatif.

Perpaduan konsep cerita dan teknologi tersebut menjadi kekuatan utama karya “Benang Merah Pengabdian” dalam menyampaikan pesan tentang pengabdian Polri kepada masyarakat, serta mengantarkan Risma meraih posisi tertinggi dalam kompetisi tersebut.

Pembinaan CoE Metaverse Dorong Lahirnya Talenta Digital Kreatif

Ketua CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia, Yuri Rahmanto, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi digital perlu diiringi dengan pembinaan kreativitas, kemampuan komunikasi, dan kepekaan terhadap isu sosial.

Menurutnya, penguasaan teknologi saja belum cukup. Mahasiswa juga perlu mampu mengembangkan gagasan, menyusun alur cerita, dan mengemas pesan menjadi karya yang relevan serta memberikan nilai positif bagi masyarakat.

“Karya ini memperlihatkan kemampuan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam memadukan kecerdasan buatan, kreativitas, dan storytelling untuk menghasilkan konten yang menarik secara visual sekaligus memiliki pesan sosial yang kuat. Kami berharap pencapaian Risma dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, mengembangkan kemampuan, dan berani menunjukkan karya terbaiknya di berbagai kompetisi,” ujar Yuri Rahmanto.

Ia menambahkan, CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong pengembangan kemampuan mahasiswa melalui berbagai bidang teknologi, seperti Artificial Intelligence, metaverse, Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), teknologi imersif (immersive technology), serta produksi konten digital kreatif.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan menjawab kebutuhan industri kreatif di masa mendatang.

Wakil Rektor Teknokrat Apresiasi Karya Inovatif Risma Oktaviani

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Risma Oktaviani dalam kompetisi yang diselenggarakan Humas Polda Lampung tersebut.

Menurutnya, kemampuan memanfaatkan teknologi secara kreatif merupakan salah satu bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi transformasi digital. Teknologi tidak hanya digunakan untuk menyelesaikan persoalan teknis, tetapi juga dapat menjadi media untuk menyampaikan gagasan, membangun komunikasi, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

“Kami bangga atas pencapaian Risma Oktaviani. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk menghasilkan karya kreatif yang memiliki nilai edukatif dan sosial. Universitas akan terus mendorong pengembangan potensi mahasiswa melalui pembelajaran, penelitian, dan inovasi agar mereka semakin siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Mahathir.

Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya inovasi di lingkungan perguruan tinggi. Melalui dukungan terhadap pembelajaran berbasis teknologi dan pengembangan kreativitas, mahasiswa diharapkan mampu menjadi lulusan yang adaptif, kompeten, serta siap menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja.

Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Raih Peningkatan Peringkat pada THE Impact Rankings 2026, Masuk Jajaran 1001–1500 Universitas Terbaik Dunia

Komitmen Teknokrat Mengembangkan Potensi Mahasiswa

Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan melalui kegiatan akademik maupun nonakademik. Penguatan kompetensi, kreativitas, dan inovasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan yang mampu menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Keberhasilan Risma menjadi salah satu contoh penerapan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan karya yang kompetitif. Pengalaman mengikuti perlombaan juga memberikan kesempatan untuk mengasah keterampilan, memperluas wawasan, dan meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan potensi di bidang yang diminati.

Dukungan pembinaan dari dosen dan lingkungan kampus diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya berkualitas serta berkontribusi dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selaras dengan Pendidikan Berkualitas dan Inovasi Teknologi

Pencapaian Risma Oktaviani juga memiliki keterkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan tujuan ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Pemanfaatan AI dalam kompetisi tersebut menunjukkan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan, mengembangkan keterampilan digital, dan menghasilkan inovasi melalui karya nyata.

Melalui pengembangan kompetensi teknologi dan kreativitas, mahasiswa diharapkan mampu mengambil peran dalam menghadapi transformasi digital sekaligus menghasilkan karya yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Keberhasilan Risma Oktaviani meraih Juara 1 Lomba Konten Kreatif Video AI Humas Polda Lampung menjadi kebanggaan bagi Universitas Teknokrat Indonesia. Lebih dari sekadar kemenangan dalam kompetisi, pencapaian ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk terus belajar, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi secara kreatif serta bertanggung jawab.

Baca Juga: Teknokrat Pamerkan Metaverse hingga AI Deteksi Sisa Makanan pada Hari Pengayoman ke-81 Kanwil Kementerian Hukum Lampung